SKuP Sistem Digital TL101B – Ibnu Muis Magfuri

Assalamualaikum,

Nama saya Ibnu Muis Magfuri, saya adalah salah satu mahasiswa S1 di Perguruan Tinggi Raharja, Disini saya mengambil jurusan Teknik Informatika konsentrasi di Multimedia Audio Visual and Broadcasting atau yang lebih dikenal juga dengan MAVIB, yang di pimpin oleh Junaidi, M.Kom. Berikut adalah kumpulan assignments  SISTEM DIGITAL yang telah saya selesaikan :

NoAssigmentsStatusGrade
1IntroducingDone

SKuP Sistem Digital TL101B

Nama : Bilal Imam Mahdi

NIM : 1721490533

Jurusan : Teknik Informatika

Konsentrasi : Mavib

Saya Mahasiswa di perguruan tinggi Raharja dan saya sekarang sedang mengikuti Mata kuliah Sistem Digital TL101B. Dalam mata kuliah ini saya diberikan assignment yang ada di iDU

NoAssigmentsStatusGrade
1#IntroducingDONE

SKuP – Sistem Digital

Nama : Bagus Akbar Pradana

NIM : 1721490648

Jurusan : Teknik Informatika

Konsentrasi : Multimedia Audio Visual dan Broadcasting

Saya Mahasiswa di perguruan tinggi Raharja dan saya sekarang sedang mengikuti Mata kuliah Sistem Digital TL101B. Dalam mata kuliah ini saya diberikan assignment yang ada di iDU.

Berikut tabel tugas sesuai assignment di iDU TL101B Sistem digital :

NoAssignment StatusGrade
1#IntroducingDone

 

 

 

Mencari Kelebihan dan Kekurangan AI

Kelebihan Artificial Intelligence

  • Bersifat permanen, tidak berubah (tergantung pada sistem komputer dan program).
  • Dapat menyimpan berbagai informasi atau data tanpa adanya batasan (dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
  • Cepat dan akurat dalam mengerjakan suatu pekerjaan (dalam sistem kerjanya)
  • Kemampuan memecahkan masalah yang kompleks
  • Bisa  menduplikasi dan mentransper suatu kemampuan dengan mudah dari satu komputer ke komputer lain
  • Penggunaan tanpa adanya batas waktu, ini karena AI tidak mengenal rasa lelah dan bosan

Kekurangan Artificial Intelligence

  • Kecerdasan yang ada pada Artificial Intelligence tergantung pada apa yang diinput oleh programer (terbatas pada suatu program)
  • Tidak memiliki Common Sense. Common Sense adalah kemampuan yang tidak hanya sekedar memproses sebuah informasi, melainkan mengerti akan informasi tersebut
  • Tidak memiliki kemampuan mengembangkan pengetahuan, pengembangan pengetahuan pada Artificial Intelligence tergantung pada sistem yang dibangun.
    2.Mencari 10 Artificial Intelligence (AI) Trends to Watch in 2018.

1. AI will become a political talking point.

2. Logistics will become increasingly efficient.

3. Mainstream auto manufacturers will launch self-driving cars.

4. DARPA will develop advanced robo-warriors in plain sight.

5. Machine learning will aid knowledge workers.

6. Content will be created using AI.

7. Peer-to-peer networks will create transparency.

8. Consumers will become accustomed to talking with technology.

9. Demand for data scientists will surpass demand for engineers.

10. AI will fight challenging diseases.

QUIZ 2 – CHELSIA INDRIE PRAMUSIWI

Pertanyaan :

  1. Teknik pengkodean yang mengubah sinyal digital menjadi data digital adalah
  2. Tipe dari transmisi analog yaitu
  3. Apa yang dimaksud dengan pengkodean dan sinyal
  4. Apa perbedaan sinyal analog dan sinyal digital
  5. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?
  6. Apa yang dimaksud dengan noise
  7. Sebutkan apa yang dimaksud dengan intermodulasi?
  8. Sebutkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi noise?
  9. Media apa saja yang dipakai dalam transmisi analog? Mengapa transmisi analog membutuhkan banyak overhead dalam mentransmisikan data?
  10. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?

Status : Tercapai 100%

Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas yang diberikan dengan baik dan benar.

Bukti :

1. Format Pengkodean Sinyal Digital

(1). NONRETURN TO ZERO (NRZ)
a. Nonreturn-to-Zero-Level (NRZ-L)
b. Nonreturn to Zero Inverted(NRZI)
(2). MULTILEVEL BINARY
a. Bipolar-AMI (Alternate Mark Inversion)
b. Pseudoternary
(3). BIPHASE
a. Manchester
b. Differential manchester

2. Beberapa tipe dari transmisi analog yaitu:
a. Sinyal analog dipancarkan tanpa melihat isi.
b. Memperkuat noise.
c. Data berupa data digital atau analog.
d. Menggunakan amplifier untuk sinyal boost.

3. Pengkodean (Encoding) adalah proses perubahan karakter data yang akan dikirim dari suatu titik ke titik lain dengan kode yang dikenal oleh setiap termianal yang ada, dan menjadikan setiap karakter data dalam sebuah informasi digital ke dalam bentuk biner agar dapat ditransmisikan. Suatu terminal yang berbeda menggunakan kode biner yang berbeda untuk mewakili setiap karakter.
Sinyal adalah besaran fisis yang berubah menurut waktu, ruang, atau variabel-variabel bebas lainnya. Untuk menyalurkan data dari satu tempat ke tempat yang lain, data akan diubah menjadi sebuah bentuk sinyal. Sinyal adalah suatu isyarat untuk melanjutkan atau meneruskan suatu kegiatan. Biasanya sinyal ini berbentuk tanda tanda, lampu-lampu, atau suara-suara. Sinyal dibentuk oleh transmitter dan ditransmisikan melalui media transmisi. Sinyal sangat erat sekali hubungannya dengan fungsi waktu (periodik), tetapi sinyal juga dapat diekspresikan dalam bentuk fungsi frekuensi.

4. Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang.
sinyal digital adalah merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.

5. Perbandingan data analog dan digital
• Analog
1. Nilainya kontinu dalam suatu interval
2. Misalnya; sound, digital

• Digital
1. nilainya diskrit
2. misalnya;text, interger.
Atau
Analog Digital
– Rentan terhadap Noise
– Signal yang diterima diproses dengan diulang dan diamplifikasi.
– Mudah terjadi crosstalk
– Bentuk sinyal kontinyu.
– Kualitas signal diukur dalam satuan S/N (Signal To Noise Ratio)
-Tahan terhadap Noise
-Proses regenerasi dilakukan bagi signal yang diterima.
– Bebas cross talk
– Bentuk signal diskrit (discrete)
– Kualitas signal diukur dalam BER (Bit Error Rate)
Kapasitas yang digunakan pada transmisi data analog dan digital adalah transmission digital berbasis system bineri hanya dua bagian yang ditransmisikan yaitu 1 dan 0. didalam suatu rangkaian listrik 0 biasanya direprensetasikan dengan tegangan nol volt,dan 1 direprensetasikan dengan tegangan lima volt. Ini secara radikal berbeda dengan analog transmission,dimana transmission bisa mempunyai kemampuan tak terbatas dalam menyampaikan informasi. 1 dan 0 berangkai bersama dalam suatu pola tertentu dalam menyampaikan informasi.contoh,ekivalen binary dari huruf A adalah 01000001.

6. Noise adalah suatu sinyal gangguan yang bersifat akustik (suara), elektris, maupun elektronis yang hadir dalam suatu sistem (rangkaian listrik/ elektronika) dalam bentuk gangguan yang bukan merupakan sinyal yang diinginkan.
A. Noise Austik yaitu Suara yang berasal dari sumber lain dari sumber lain disekitar sistem tersebut, seperti suara dering telepon atau suara deru kendaraan yang melintas.
B. Noise Audio yaitu Suara residu (umumnya berupa dengung atau desis) yang terdengar pada jeda diam dari suatu media penyimpan audio.
C. Noise Elektrik yaitu Suara yang dihasilkan karena naiknya suhu dari komponen elektronik yang terdapat pada sistem.

7. Intermodulasi adalah gejala saling mempengruhi diantara gelombang-gelombang dasar masukan dari suatu penguat tidak linear.

8.
Kerusakan alat
EMI
RFI
Pensettingan yang tidak tepat
Delay
Kontrol respon yang buruk, dll

9. Rangkaian analog membutuhkan lebih banyak overhead pada saat mendeteksi dan memperbaiki noisy transmission. kabel coaxial, TV kabel dan pada kabel tembaga yang digunakan pada layanan telepon rumah. Layanan analog juga ditransmisikan melalui media “terbuka”, seperti gelombang mikro, telepon rumah tanpa kabel dan telepon seluler. Layanan-layanan tertentu berada pada frekuensi yang terdefinisi sebelumnya. Contoh frekuensi-frekuensi analog adalah:
· Kilohertz atau kHz = ribuan siklus per detik
· Suara berada pada rentang frekuensi 0,3 kHz sampai 3,3 kHz, atau 3000 Hz.
Megahertz atau MHz = jutaan siklus per detik
Sinyal TV kabel analog berada pada rentang frekuensi 54 MHz sampai 750 MHz.
· Gigahertz atau GHz = milyaran siklus per detik
Kebanyakan menara gelombang mikro analog beroperasi antara 2 dan 12 GHz.

10. Perbandingan data analog dan digital
• Analog
1. Nilainya kontinu dalam suatu interval
2. Misalnya; sound, digital

• Digital
1. nilainya diskrit
2. misalnya;text, interger.
Atau
Analog Digital
– Rentan terhadap Noise
– Signal yang diterima diproses dengan diulang dan diamplifikasi.
– Mudah terjadi crosstalk
– Bentuk sinyal kontinyu.
– Kualitas signal diukur dalam satuan S/N (Signal To Noise Ratio)
-Tahan terhadap Noise
-Proses regenerasi dilakukan bagi signal yang diterima.
– Bebas cross talk
– Bentuk signal diskrit (discrete)
– Kualitas signal diukur dalam BER (Bit Error Rate)
Kapasitas yang digunakan pada transmisi data analog dan digital adalah transmission digital berbasis system bineri hanya dua bagian yang ditransmisikan yaitu 1 dan 0. didalam suatu rangkaian listrik 0 biasanya direprensetasikan dengan tegangan nol volt,dan 1 direprensetasikan dengan tegangan lima volt. Ini secara radikal berbeda dengan analog transmission,dimana transmission bisa mempunyai kemampuan tak terbatas dalam menyampaikan informasi. 1 dan 0 berangkai bersama dalam suatu pola tertentu dalam menyampaikan informasi.contoh,ekivalen binary dari huruf A adalah 01000001.

QUIZ 2

PERTANYAAN:

  1. Teknik pengkodean yang mengubah sinyal digital menjadi data digital adalah
  2. Tipe dari transmisi analog yaitu
  3. Apa yang dimaksud dengan pengkodean dan sinyal
  4. Apa perbedaan sinyal analog dan sinyal digital
  5. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?
  6. Apa yang dimaksud dengan noise
  7. Sebutkan apa yang dimaksud dengan intermodulasi?
  8. Sebutkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi noise?
  9. Media apa saja yang dipakai dalam transmisi analog? Mengapa transmisi analog membutuhkan banyak overhead dalam mentransmisikan data?
  10. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?

Status : (100%)

Keterangan : sudah mengerjakan tugas yang diberikan

Bukti :

 1.

2.Tipe dari transmisi analog yaitu
Analog :

1. Dirancang untuk suara (voice)
2. Tidak efisien untuk data
3. Banyak terdapat noise dan rentan kesalahan (error)
4. Kecepatannya relatif rendah
5. Overhead tinggi
6. Setiap sinyal analog dapat dikonversi ke bentuk digital.

Digital :

1. Dirancang untuk data dan suara
2. Informasi discrete-level
3. Kecepatan tinggi
4. Overhead rendah
5. Setiap sinyal digital dapat dikonversi ke analog

3.Apa yang dimaksud dengan pengkodean dan sinyal
Pengkodean (Encoding) adalah proses perubahan karakter data yang akan dikirim dari suatu titik ke titik lain dengan kode yang dikenal oleh setiap termianal yang ada, dan menjadikan setiap karakter data dalam sebuah informasi digital ke dalam bentuk biner agar dapat ditransmisikan.
Sinyal adalah besaran fisis yang berubah menurut waktu, ruang, atau variabel-variabel bebas lainnya.

4.Apa perbedaan sinyal analog dan sinyal digital
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang
Sinyal digital adalah sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret

5.Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?
Perbandingan Data Analog dan Data Digital

* Analog

Nilainya kontinyu dalam suatu interval
Misalnya: sound, video

* Digital

Nilainya diskrit
Misalnya: text, integer
Analog Digital
-Rentan terhadap Noise
-Signal yang diterima diproses dengan diulang dan diamplifikasi.
-Mudah terjadi crosstalk
-Bentuk sinyal kontinyu.
-Kualitas signal diukur dalam satuan S/N (Signal To Noise Ratio) 8. -Tahan terhadap Noise
-Proses regenerasi dilakukan bagi signal yang diterima.
-Bebas cross talk
-Bentuk signal diskrit (discrete)
-Kualitas signal diukur dalam BER (Bit Error Rate)

6.Apa yang dimaksud dengan noise
Noise adalah sinyal tambahan yang tidak diinginkan, sehingga bisa menghasilkan sejumlah retransmission data dan mengakibatkan lambatnya pengiriman (transfer) informasi.

7.Sebutkan apa yang dimaksud dengan intermodulasi?
Intermodulasi merupakan salah satu penyebab gejala dari noise. Penjelasanya, apabila kita melewatkan dua sinyal masing” dengan frekuensi F1 dan F2 melalui suatu medium, atau perangkat non linier, makaakan di hasilkan frekuensi spurious yang berasal dari harmonisasi sinyal.

8.Sebutkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi noise?
Kerusakan alat
* EMI
* RFI
* pensettingan yang tidak tepat
* delay
* kontrol respon yang buruk, dll

9.Media apa saja yang dipakai dalam transmisi analog? Mengapa transmisi analog membutuhkan banyak overhead dalam mentransmisikan data?
Media yang dipakai adalah Modem, Untuk memperbaiki noisy transmission yang terjadi saat pengiiriman data

10.Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan

Analog
1. Nilainya kontinu dalam suatu interval
2. Misalnya; sound, digital

• Digital
1. nilainya diskrit
2. misalnya;text, interger.
Atau
Analog Digital
3. -Rentan terhadap Noise
4.-Signal yang diterima diproses dengan diulang dan diamplifikasi.
5. -Mudah terjadi crosstalk
6. -Bentuk sinyal kontinyu.
7.-Kualitas signal diukur dalam satuan S/N (Signal To Noise Ratio) 8. -Tahan terhadap Noise
9.-Proses regenerasi dilakukan bagi signal yang diterima.
10. Bebas cross talk
11. Bentuk signal diskrit (discrete)
12. Kualitas signal diukur dalam BER (Bit Error Rate)

Kapasitas yang digunakan pada transmisi data analog dan digital adalah transmission digital berbasis system bineri hanya dua bagian yang ditransmisikan yaitu 1 dan 0. didalam suatu rangkaian listrik 0 biasanya direprensetasikan dengan tegangan nol volt,dan 1 direprensetasikan dengan tegangan lima volt. Ini secara radikal berbeda dengan analog transmission,dimana transmission bisa mempunyai kemampuan tak terbatas dalam menyampaikan informasi. 1 dan 0 berangkai bersama dalam suatu pola tertentu dalam menyampaikan informasi.contoh,ekivalen binary dari huruf A adalah 01000001.

Quiz 2 TL201A Tobi Nurhidayat

Pertanyaan :
Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat.

1. Teknik pengkodean yang mengubah sinyal digital menjadi data digital adalah
2. Tipe dari transmisi analog yaitu
3. Apa yang dimaksud dengan pengkodean dan sinyal
4. Apa perbedaan sinyal analog dan sinyal digital
5. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?
6. Apa yang dimaksud dengan noise
7. Sebutkan apa yang dimaksud dengan intermodulasi?
8. Sebutkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi noise?
9. Media apa saja yang dipakai dalam transmisi analog? Mengapa transmisi analog membutuhkan banyak overhead dalam mentransmisikan data?
10. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?
Status : tercapai 100%
Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas dengan baik
Bukti :

1. Data Digital, Sinyal DigitalSinyal digital merupakan deretan pulsa tegangan diskrit dan diskontinu, tiap pulsa merupakan elemen sinyal. Jika semua elemen sinyal memiliki tanda aljabar yang sama (positif atau negatif), maka sinyal tersebut unipolar. Penerima harus mengetahui timing dari setiap bit.

 

2. Sinyal Analog
Disebut dengan broadband, merupakan gelombang-gelombang elektronik yang bervariasi dan secara kontinu ditransmisikan melalui beragam media tergantung frekuensinya. Sinyal Analaog bisa diubah ke bentuk sinyal digital dengan dimodulasi terlebih dahulu.

 

3.  Pengkodean

Pengkodean adalah suatu teknik yang dilakukan untuk memberikan penegasan pada proses yang terlibat (data dan pensinyalan)  transmisi data. Dalam proses tersebut perlu diperhatikan pula fasilitas-fasilitas komunikasi dan media yang tersedia.

Pengkodean (Encoding) adalah proses perubahan karakter data yang akan dikirim dari suatu titik ke titik lain dengan kode yang dikenal oleh setiap terminal yang ada, dan menjadikan setiap karakter data dalam sebuah informasi digital ke dalam bentuk biner agar dapat ditransmisikan. Suatu terminal yang berbeda menggunakan kode biner yang berbeda untuk mewakili setiap karakter.

SINYAL

Sinyal adalah suatu hal gejala fisika dimana satu atau beberapa dari karakteristiknya melambangkan informasi, jenis sinyal yang ada secara umum berdasarkan hakikatnya, dibagi kedalam 2 tipe yaitu Sinyal Analog dan sinyal digital.

4.  Perbedaan antara dua tipe sinyal ini yaitu :

Sinya Analog :

1. Dirancang untuk suara (voice)
2. Tidak efisien untuk data
3. Banyak terdapat noise dan rentan kesalahan (error)
4. Kecepatannya relatif rendah
5. Overhead tinggi
6. Setiap sinyal analog dapat dikonversi ke bentuk digital.

Sinyal Digital :

1. Dirancang untuk data dan suara
2. Informasi discrete-level
3. Kecepatan tinggi
4. Overhead rendah
5. Setiap sinyal digital dapat dikonversi ke analog

 

5. Data analog : Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
· Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
· Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
· Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Data digital : Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah. Teknologi digital memiliki beberapa keistimewaan unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu :

  • Analog

Nilainya kontinyu dalam suatu interval
Misalnya: sound, video

  • Digital

Nilainya diskrit
Misalnya: text, integer

 

6. Noise adalah sinyal tambahan yang tidak diinginkan, sehingga bisa menghasilkan sejumlah retransmission data dan mengakibatkan lambatnya pengiriman (transfer) informasi.

7. Intermodulasi merupakan salah satu penyebab gejala dari noise. Penjelasanya, apabila kita melewatkan dua sinyal masing” dengan frekuensi F1 dan F2 melalui suatu medium, atau perangkat non linier, makaakan di hasilkan frekuensi spurious yang berasal dari harmonisasi sinyal.

 

8. Sebutkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi noise??

    • Kerusakan alat
    • EMI
    • RFI
    • pensettingan yang tidak tepat
    • delay
    • kontrol respon yang buruk, dll

9.  Media apa saja yang dipakai dalam transmisi analog? Mengapa transmisi analog membutuhkan banyak overhead dalam mentransmisikan data??

Rangkaian analog membutuhkan lebih banyak overhead pada saat mendeteksi dan memperbaiki noisy
transmission.
kabel coaxial, TV kabel dan pada kabel tembaga yang digunakan
pada layanan telepon rumah. Layanan analog juga ditransmisikan melalui media
“terbuka”, seperti gelombang mikro, telepon rumah tanpa kabel dan telepon seluler.
Layanan-layanan tertentu berada pada frekuensi yang terdefinisi sebelumnya. Contoh
frekuensi-frekuensi analog adalah:
· Kilohertz atau kHz = ribuan siklus per detik
· Suara berada pada rentang frekuensi 0,3 kHz sampai 3,3 kHz, atau 3000 Hz.
Megahertz atau MHz = jutaan siklus per detik
Sinyal TV kabel analog berada pada rentang frekuensi 54 MHz sampai 750 MHz.
· Gigahertz atau GHz = milyaran siklus per detik
Kebanyakan menara gelombang mikro analog beroperasi antara 2 dan 12 GHz

 

10. Data analog : Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
· Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
· Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
· Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Data digital : Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah. Teknologi digital memiliki beberapa keistimewaan unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu :

  • Analog

Nilainya kontinyu dalam suatu interval
Misalnya: sound, video

  • Digital

Nilainya diskrit
Misalnya: text, integer

Pertemuan 2 ( Ramdan Nugraha )

Pertanyaan  :

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat.

  1. Teknik pengkodean yang mengubah sinyal digital menjadi data digital adalah
  2. Tipe dari transmisi analog yaitu
  3. Apa yang dimaksud dengan pengkodean dan sinyal
  4. Apa perbedaan sinyal analog dan sinyal digital
  5. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?
  6. Apa yang dimaksud dengan noise
  7. Sebutkan apa yang dimaksud dengan intermodulasi?
  8. Sebutkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi noise?
  9. Media apa saja yang dipakai dalam transmisi analog? Mengapa transmisi analog membutuhkan banyak overhead dalam mentransmisikan data?
  10. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?

Status  :  100%

 

Keterangan  :  sudah ngerjain

 

Jawab  : 

1.

2.   Analog :

– Dirancang untuk suara (voice)

– Tidak efisien untuk data

– Banyak terdapat noise dan rentan kesalahan (error)

– Kecepatannya relatif rendah

– Overhead tinggi

– Setiap sinyal analog dapat dikonversi ke bentuk digital.

3.    Pengkodean (Encoding) adalah proses perubahan karakter data yang akan                        dikirim dari suatu titik ke titik lain dengan kode yang dikenal oleh setiap                                    termianal yang ada, dan menjadikan setiap karakter data dalam sebuah informasi                    digital ke dalam bentuk biner agar dapat ditransmisikan.

Sinyal adalah besaran fisis yang berubah menurut waktu, ruang, atau variabel-                      variabel bebas lainnya.

4.   Sinyal Analog  Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang                     kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang.
dua Parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah                       amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang                     sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat                    analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu                      sinyal analog dapat diperoleh dari perbedaan sejumlah gelombang sinus.
dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat                                 mencapamencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise.                 Gelombang pada sinyal analog yang umumnya terbentuk gelombang sinus                                 memiliki  tuga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.

Sinyal Digital  sinayal digital adalah merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa                   yang dapat mengalami perubahan yang tiba0tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.                 Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1 sehingga tidak mudah                       terpengaruh oleh darau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai                         jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal                  dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasanya disebut                      dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital.  Sebauh bit dapat berupa                nol (0)  atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 baah (21)                             kemungkinan nilai unutk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00 , 01, 10 dan 11.                     Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit                         adalah sebesesar (2n) buah

5.  Perbandingan data analog dan digital
• Analog
1. Nilainya kontinu dalam suatu interval
2. Misalnya; sound, digital

• Digital
1. nilainya diskrit
2. misalnya;text, interger.
Atau
Analog Digital

6.  gangguan atau sinyal tambahan yang tidak diinginkan sehingga bisa                                           menghasilkan sejumlah retransmission data, dan mengakibatkan lambatnya                             suatu  pengiriman (transfer) informasi.

7.   peristiwa penumpangan sinyal informasi / modulasi kedalam frekuensi                                      gelombang carrier / pembawa atau Sinyal yang memiliki 2 atau lebih perbedaan                      frekuensi pada jenis sistem nonliniear.

8.   1. Elektromagnetik Interference
2. Radio frequency Interference

9.   Media yang dipakai adalah Modem, Untuk memperbaiki noisy transmission                             yang terjadi saat pengiiriman data

10.  Perbandingan data analog dan digital
• Analog
1. Nilainya kontinu dalam suatu interval
2. Misalnya; sound, digital

• Digital
1. nilainya diskrit
2. misalnya;text, interger.
Atau
Analog Digital

 

 

Sumber  :  

1.

2.  https://blackguides.wordpress.com/2012/03/14/transmisi-analog-dan-digital/

3.  https://adrianzivanugraha.wordpress.com/2015/05/14/pengkodean-sinyal-data-analog-dan-data-digital/

4.   https://kingberaksi.blogspot.com/2012/07/perbedaan-sinyal-analog-dengan-digital.html

5.

6.

7.

8.

9.

10.

 

Quiz 2

Pertanyaan :

1. Teknik pengkodean yang mengubah sinyal digital menjadi data digital adalah
2. Tipe dari transmisi analog yaitu
3. Apa yang dimaksud dengan pengkodean dan sinyal
4. Apa perbedaan sinyal analog dan sinyal digital
5. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?
6. Apa yang dimaksud dengan noise
7. Sebutkan apa yang dimaksud dengan intermodulasi?
8. Sebutkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi noise?
9. Media apa saja yang dipakai dalam transmisi analog? Mengapa transmisi analog membutuhkan banyak overhead dalam mentransmisikan data?
10.Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital? dan berapa kapasitas data analog dan digital yang ditransmisikan?
Status : Tercapai 100%

Keterangan : Saya telah mengerjakan assignment ini dengan selesai

Bukti :

1. Proses decoding

2. A. Dirancang untuk suara (voice)

B. Tidak efisien untuk data
C.Banyak terdapat noise dan rentan kesalahan (error)
D.Kecepatannya relatif rendah
E.Overhead tinggi
F.Setiap sinyal analog dapat dikonversi ke bentuk digital.

3. Pengkodean:

Pengkodean (Encoding) adalah proses perubahan karakter data yang akan dikirim dari suatu titik ke titik lain dengan kode yang dikenal oleh setiap termianal yang ada, dan menjadikan setiap karakter data dalam sebuah informasi digital ke dalam bentuk biner agar dapat ditransmisikan.

Sinyal:

Sinyal adalah besaran fisis yang berubah menurut waktu, ruang, atau variabel-variabel bebas lainnya.

4. Sinyal Analog:

Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang.

Sinyal Digital:

Sinyal digital adalah merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba0tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.

5.Transmisi analog adalah system yang mentransmisikan sinyal-sinyal analog-yaitu time signal yang berada pada nilai kontinu padat interval waktu yang terdefinisikan. Sinyal yang besaran powernya bisa berubah-ubah atau dikenal dengan nama amplitude dan banyaknya perubahan besaran power di dalam satu siklus waktu tertentu dikenal denagan nama frequency.

Ada perbedaan dari transmisi analog dengan digital yaitu :

a.Sinyal digital lebih tahan noise ( gangguan ) daripada sinyal analog sehingga lebih jernih bila untuk komunikasi.
Hal itu terlihat dari percobaan dari bunyi yang dikeluarkan kedua transmisi berbeda.
b.Pada Transmisi digital lebih jernih daripada transmisi.
Pada transmisi analog, nilainya sulit terjangkau sedangkan transmisi digital sudah pasti 0 dan 1.
Hal itu terlihat pada transmisi analog menghasilkan suara yang kurang jernih sehingga cahaya lampu indikator sulit diketahui nilainya sedangkan pada transmisi digital yaitu komunikasi morse menghasilkan cahaya yang berkedip-kedip yang menunujukkan sinyal digital 1 atau 0.

c.Pada analog, hasil yang diperoleh kurang dapat dibaca dibandingkan dengan digital yang hasilnya pasti.

d.Sistem data analog digunakan bila diperlukan lebar bidang yang lebar atau ketelitian yang lebih rendah dapat ditolerir. Sedangkan sistem digital digunakan bila proses yang akan dimonitor berubah secara perlahan ( lebar bidang sempit ) dan bila diperlukan ketelitian tinggi serta biaya yang rendah untuk setiap saluran.

e.Mendesain sistem transmisi digital relatif lebih mudah dibandingkan dengan mendesain sistem transmisi analog yang sama.

2. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital ? dan berapa kapasitas analog dan digital yang ditransmisikan?
Jawab :
Perbandingan data analog dan digital
• Analog
1. Nilainya kontinu dalam suatu interval
2. Misalnya; sound, digital

• Digital
1. nilainya diskrit
2. misalnya;text, interger.
Atau
Analog Digital
3. -Rentan terhadap Noise
4.-Signal yang diterima diproses dengan diulang dan diamplifikasi.
5. -Mudah terjadi crosstalk
6. -Bentuk sinyal kontinyu.
7.-Kualitas signal diukur dalam satuan S/N (Signal To Noise Ratio) 8. -Tahan terhadap Noise
9.-Proses regenerasi dilakukan bagi signal yang diterima.
10. Bebas cross talk
11. Bentuk signal diskrit (discrete)
12. Kualitas signal diukur dalam BER (Bit Error Rate)

Kapasitas yang digunakan pada transmisi data analog dan digital adalah transmission digital berbasis system bineri hanya dua bagian yang ditransmisikan yaitu 1 dan 0. didalam suatu rangkaian listrik 0 biasanya direprensetasikan dengan tegangan nol volt,dan 1 direprensetasikan dengan tegangan lima volt. Ini secara radikal berbeda dengan analog transmission,dimana transmission bisa mempunyai kemampuan tak terbatas dalam menyampaikan informasi. 1 dan 0 berangkai bersama dalam suatu pola tertentu dalam menyampaikan informasi.contoh,ekivalen binary dari huruf A adalah 01000001.

6. Gangguan atau sinyal tambahan yang tidak diinginkan sehingga bisa menghasilkan sejumlah retransmission data, dan mengakibatkan lambatnya suatu pengiriman (transfer) informasi.

7. Peristiwa penumpangan sinyal informasi / modulasi kedalam frekuensi gelombang carrier / pembawa atau Sinyal yang memiliki 2 atau lebih perbedaan frekuensi pada jenis sistem nonliniear.

8. 1. Elektromagnetik Interference

2. Radio frequency Interference

9.Media yang dipakai adalah Modem, Untuk memperbaiki noisy transmission yang terjadi saat pengiriman data.

10.Transmisi analog adalah system yang mentransmisikan sinyal-sinyal analog-yaitu time signal yang berada pada nilai kontinu padat interval waktu yang terdefinisikan. Sinyal yang besaran powernya bisa berubah-ubah atau dikenal dengan nama amplitude dan banyaknya perubahan besaran power di dalam satu siklus waktu tertentu dikenal denagan nama frequency.

Ada perbedaan dari transmisi analog dengan digital yaitu :

a.Sinyal digital lebih tahan noise ( gangguan ) daripada sinyal analog sehingga lebih jernih bila untuk komunikasi.
Hal itu terlihat dari percobaan dari bunyi yang dikeluarkan kedua transmisi berbeda.
b.Pada Transmisi digital lebih jernih daripada transmisi.
Pada transmisi analog, nilainya sulit terjangkau sedangkan transmisi digital sudah pasti 0 dan 1.
Hal itu terlihat pada transmisi analog menghasilkan suara yang kurang jernih sehingga cahaya lampu indikator sulit diketahui nilainya sedangkan pada transmisi digital yaitu komunikasi morse menghasilkan cahaya yang berkedip-kedip yang menunujukkan sinyal digital 1 atau 0.

c.Pada analog, hasil yang diperoleh kurang dapat dibaca dibandingkan dengan digital yang hasilnya pasti.

d.Sistem data analog digunakan bila diperlukan lebar bidang yang lebar atau ketelitian yang lebih rendah dapat ditolerir. Sedangkan sistem digital digunakan bila proses yang akan dimonitor berubah secara perlahan ( lebar bidang sempit ) dan bila diperlukan ketelitian tinggi serta biaya yang rendah untuk setiap saluran.

e.Mendesain sistem transmisi digital relatif lebih mudah dibandingkan dengan mendesain sistem transmisi analog yang sama.

2. Tuliskan perbandingan data analog dengan data digital ? dan berapa kapasitas analog dan digital yang ditransmisikan?
Jawab :
Perbandingan data analog dan digital
• Analog
1. Nilainya kontinu dalam suatu interval
2. Misalnya; sound, digital

• Digital
1. nilainya diskrit
2. misalnya;text, interger.
Atau
Analog Digital
3. -Rentan terhadap Noise
4.-Signal yang diterima diproses dengan diulang dan diamplifikasi.
5. -Mudah terjadi crosstalk
6. -Bentuk sinyal kontinyu.
7.-Kualitas signal diukur dalam satuan S/N (Signal To Noise Ratio) 8. -Tahan terhadap Noise
9.-Proses regenerasi dilakukan bagi signal yang diterima.
10. Bebas cross talk
11. Bentuk signal diskrit (discrete)
12. Kualitas signal diukur dalam BER (Bit Error Rate)

Kapasitas yang digunakan pada transmisi data analog dan digital adalah transmission digital berbasis system bineri hanya dua bagian yang ditransmisikan yaitu 1 dan 0. didalam suatu rangkaian listrik 0 biasanya direprensetasikan dengan tegangan nol volt,dan 1 direprensetasikan dengan tegangan lima volt. Ini secara radikal berbeda dengan analog transmission,dimana transmission bisa mempunyai kemampuan tak terbatas dalam menyampaikan informasi. 1 dan 0 berangkai bersama dalam suatu pola tertentu dalam menyampaikan informasi.contoh,ekivalen binary dari huruf A adalah 01000001.